KomandoRakyat – Struktur baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara resmi terbentuk dengan tiga nama menempati posisi utama. Michaela Elsiana Paruntu (MEP) dipercaya sebagai Ketua, Adityah Anugerah Moha (ADM) sebagai Sekretaris, dan Inggrit Sondakh sebagai Bendahara.
Ketiganya menjadi bagian sentral dalam kepengurusan baru Golkar Sulut yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar Nomor Skep 180/DPP/GOLKAR/IX/2026 tentang Pengesahan Komposisi dan Personalia DPD Partai Golkar Sulut.

SK tersebut diserahkan langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia kepada MEP, Jumat (25/9/2026).
Sebagai Ketua, MEP menjadi figur yang berada di pucuk struktur organisasi dan mendapat mandat memimpin jalannya roda DPD I Partai Golkar Sulut.
Di posisi Sekretaris, ADM memegang peran penting dalam menopang kerja-kerja organisasi, khususnya administrasi, koordinasi serta konsolidasi internal partai.
Sementara Inggrit Sondakh dipercaya sebagai Bendahara yang memiliki posisi strategis dalam mendukung tata kelola dan pengelolaan organisasi dari sisi keuangan.
Ketiga figur tersebut akan bekerja bersama jajaran pengurus lainnya dalam menjalankan mandat organisasi yang telah diberikan DPP Partai Golkar.
Secara keseluruhan, terdapat 93 orang yang masuk dalam jajaran kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulut. Struktur tersebut juga mencatat keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.
Usai menyerahkan SK, Bahlil meminta kepengurusan baru segera bergerak melakukan konsolidasi organisasi.
“Konsolidasi dan meminta kepengurusan baru segera menuntaskan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh DPD II kabupaten dan kota, sekaligus melanjutkan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan dan desa,” pesan Bahlil.
Arahan tersebut menjadi tugas awal bagi MEP bersama ADM, Inggrit Sondakh dan seluruh jajaran pengurus baru.
MEP sebagai Ketua, ADM sebagai Sekretaris dan Inggrit Sondakh sebagai Bendahara kini menjadi tiga figur utama yang akan menopang jalannya organisasi Golkar Sulut, mulai dari kepemimpinan, koordinasi organisasi hingga tata kelola keuangan.
Dengan struktur yang telah disahkan DPP, kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan agenda konsolidasi dan memastikan mesin organisasi Partai Golkar di Sulawesi Utara berjalan sesuai mandat partai.

























