KomandoRakyat – Ada pemandangan ganjil di pusat pelayanan rohani umat Protestan GMIM tahun ini.
Gedung megah Mission Center GMIM yang dibangun dari keringat persembahan jemaat mendadak banting setir jadi alih fungsi.

Alih-alih diisi gaung liturgi dan persekutuan kudus, gedung tersebut resmi bertransformasi menjadi arena tembak-tembakan virtual berkat karpet merah yang dibentangkan oleh Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM bersama Pemerintah Kota Manado.
Keputusan sinergis yang melibatkan restu BPMS GMIM dan dukungan penuh Pemkot Manado ini langsung menuai sorotan pedas.
Berkolaborasi dengan PBESI serta menggandeng jenama smartphone Infinix GT 50 Pro sebagai perangkat resmi turnamen, Grand Finals PMPL ID Fall 2026 yang dihelat pada 28–30 Agustus 2026 sukses menyulap rumah ibadah dan pelayanan umat menjadi markas tempur esports.
Sinergi antara pemerintah kota dan otoritas gereja dalam memuluskan hajat komunitas gaming ini memunculkan pertanyaan telak di tengah jemaat : sejak kapan fungsi suci sebuah pusat pelayanan digadaikan demi mengekor tren pencitraan modern?
Kritik ini sama sekali bukan menolak eksistensi anak muda atau hobi digital.
Namun, ketika BPMS GMIM dengan mudahnya melubangi pagar moral demi memberi izin, dan Pemkot Manado justru bersemangat memfasilitasi komersialisasi ruang rohani, publik berhak mempertanyakan kewarasan etika para pemangku kebijakan.
Ada garis batas yang sangat tebal antara frasa birokratis “bisa dikoordinasikan” dengan nurani etis “pantas atau tidak dilakukan.”
Sangat ironis ketika para pemimpin rohani di BPMS GMIM dan pejabat Pemkot Manado justru tampak kompak rabun nilai, mengabaikan marwah gedung pelayanan demi memuaskan panggung seremonial digital yang terbuka gratis bagi publik umum.
Jika teguran dan kritik jemaat atas alih fungsi aset sakral ini nantinya dibungkam atau dicap sebagai bentuk pembangkangan, maka umat perlu bertanya ulang : siapa sebenarnya yang sedang dilayani oleh para penguasa takhta sinode dan birokrat kota ini Tuhan yang empunya pelayanan, atau sekadar gengsi tren musiman?















