Menu

Otomatis
Breaking News

Gaya Hidup

GN-Sulut Bidik Sekolah, Gerakan Sejuta Relawan Antinarkoba Diperluas

badge-check

Gerakan Anti Narkoba GARDA NUSANTARA saat Audiens dengan BNN Sulut Perbesar

Gerakan Anti Narkoba GARDA NUSANTARA saat Audiens dengan BNN Sulut

KomandoRakyat – Gerakan membangun benteng masyarakat terhadap penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Utara mulai menyasar lingkungan pendidikan.

‎Garda Nusantara Sulut (GN-Sulut) menggandeng Dinas Pendidikan Sulut dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut untuk memperkuat program Sejuta Relawan Anti Narkoba.

‎Langkah ini ditempuh melalui dua agenda audiensi di Manado, Rabu (26/8/2026). GN-Sulut yang dimotori generasi muda Miracle Megumi Sengkey lebih dulu menemui Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Jahja P Rondonuwu.

‎Dalam pertemuan tersebut, Dinas Pendidikan Sulut memberikan respons positif dan menyatakan kesiapan berkolaborasi dalam membentuk agen-agen antinarkoba di lingkungan pendidikan.

‎Program Sejuta Relawan Anti Narkoba diarahkan untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

‎Para agen antinarkoba nantinya diharapkan tidak hanya menjadi penyampai edukasi, tetapi juga bagian dari upaya deteksi dini terhadap bahaya narkoba di lingkungan masing-masing.

‎Kolaborasi dengan sektor pendidikan dinilai strategis. Sekolah menjadi salah satu ruang penting untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat budaya pencegahan sejak dini.

‎Dengan dukungan Dinas Pendidikan, gerakan tersebut berpeluang menjangkau lebih banyak pelajar, tenaga pendidik, serta komunitas pendidikan di Sulawesi Utara.

‎Usai audiensi dengan Dinas Pendidikan, GN-Sulut melanjutkan pertemuan dengan BNN Sulut di kantor BNN, Jalan 17 Agustus, Manado.

‎Pertemuan itu juga mendapat sambutan positif. BNN Sulut menilai keberadaan GN-Sulut dapat menjadi mitra dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di daerah.

‎BNN Sulut menyatakan kesiapan memberikan pendampingan kepada GN-Sulut, terutama dalam penyediaan informasi dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk pendidikan serta pelatihan para agen antinarkoba.

‎Kolaborasi tiga unsur masyarakat dan generasi muda, sektor pendidikan, serta BNN menjadi modal penting untuk memperluas gerakan antinarkoba hingga tingkat komunitas.

‎GN-Sulut membawa kekuatan gerakan masyarakat, Dinas Pendidikan memiliki akses langsung ke lingkungan pendidikan, sementara BNN memiliki kapasitas dalam edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

‎Target sejuta relawan tentu bukan pekerjaan singkat. Namun, jika kolaborasi lintas sektor ini berjalan konsisten, program tersebut berpeluang berkembang dari sekadar slogan menjadi jaringan relawan yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba.

‎Langkah GN-Sulut menggandeng Dinas Pendidikan dan BNN sekaligus menunjukkan arah baru gerakan tersebut: memperkuat pencegahan melalui kolaborasi dan memperluas pesan antinarkoba hingga ke sekolah, komunitas, dan masyarakat.

‎Dengan dukungan berbagai elemen, pembentukan agen-agen antinarkoba diharapkan menjadi salah satu strategi untuk memperkuat benteng pencegahan penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini