Menu

Otomatis
Breaking News

Religi

Bara Prima: Sulut Harus Tetap Jadi Laboratorium Toleransi

badge-check

Standius Bara Prima saat hadir di Masjid Raya Ahmad Yani Manado Perbesar

Standius Bara Prima saat hadir di Masjid Raya Ahmad Yani Manado

KomandoRakyat – Ketua Ikatan Putra Putri Literasi Sulawesi Utara, Standius Bara Prima, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga Sulawesi Utara sebagai daerah yang mampu menjadi teladan dalam merawat kerukunan dan keberagaman.

‎Pesan itu disampaikan Bara Prima saat menghadiri rangkaian pelayanan sosial dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, Selasa (25/8/2026).

‎Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Beragam layanan dihadirkan, mulai dari gerakan pangan murah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kacamata gratis, hingga pelayanan Samsat terpadu.

‎Bara Prima mengapresiasi antusiasme masyarakat sekaligus kolaborasi panitia, pemerintah, dan berbagai pihak yang membuat kegiatan tetap berjalan baik meski persiapannya dilakukan dalam waktu relatif singkat.

‎“Bersyukur bisa bertemu setiap elemen masyarakat. Persiapannya memang tidak lama dan agak mendadak, namun antusias jemaah di luar dugaan,” ujar Bara Prima.

‎Ia juga mengapresiasi kehadiran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang menghadirkan berbagai bantuan dan pelayanan bagi masyarakat dalam momentum perayaan tersebut.

‎Menurutnya, kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang mewakili Gubernur untuk menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim menunjukkan perhatian pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

‎Bara Prima menegaskan, semangat kebersamaan dan saling menghormati harus terus dipelihara agar Sulawesi Utara tetap dikenal sebagai daerah yang mampu merawat keberagaman.

‎“Sulawesi Utara ini harus tetap menjadi laboratorium toleransi. Karena itu, jangan ada perbedaan dalam pelayanan maupun upaya mewujudkan kesejahteraan. Semua masyarakat harus memperoleh kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama dan keyakinan,” tegasnya.

‎Di tengah suasana perayaan, Bara Prima juga menyampaikan duka dan belasungkawa kepada masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan.

‎Ia mengatakan, masyarakat Sulawesi Utara turut mendoakan agar para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut.

‎Bara Prima turut mengapresiasi langkah Pemprov Sulut yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp750 juta bagi masyarakat terdampak bencana.

‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Pemprov Sulut atas bantuan yang telah disalurkan. Harapannya, bantuan ini benar-benar dapat menjangkau dan membantu masyarakat yang terdampak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini